Thursday, November 5, 2015

Katingan dan Emil

[sebuah karunya* bagi pengembara]

[ ben abel, 2003]


Dari kuala kurun
arus mengalir turun
ayahbunda membawa serta
kumenggaul di Tanjung Karitak desa

disini aku diajarkan tulis baca
hidup di huma ladang piaraan
bermain kecapi salakatok sengkung baner**
turuti kakek pergi balian di desa sekitar

ingatlah cucu jaman terus berobah
dulu blanda kini merdeka
dulu tanah ladang kita punya
kini segala dicap indonesia

sekolah, sekolah itu jalanmu
generasiku biarlah lalu waktu
tak pernah cicip sekolah resmi
namun bahagia terus hidup dinubari

dengarlah liuk lagu karunya
penghantar semua laku moyang kita
bayang penggiring solah generasimu
pembangkit impian hidup para tetuamu

irama katambung melambung-lambung
semangat hidup bersambung-sambung
seperti air mengalir beruap mengawan
ujan menyubur semua lahan penghidupan

sekolahkah menolakmu terbang
kampung halaman jadi seberang
prahara politik negeri muda
ketika kekuatan tarung jajagi kuasa

mungkin gelimpangan
mungkin keperihan
tapimu tak surut pupus pengharapan
ia terus bangunkan kemungkinan masa depan

kau tetas Paris kampung barumu ingat, Kasongan
sungai Seine meliuki jelmaan pinggat, Katingan
hasrat kuat kampung halaman
apa jua angkara sudah tetap iman

tak satu pun bisa rampas tangan
kampung halaman tap tertanam
di dada sampai mana sampai kapan
tiada yang mampu ramalkan

seperti Kasongan, Emil seperjalanan
goyang megah Eiffel pusat mata kota
selalu mengarus balik kenangan
tiada seperjab pun terlena masa

darinya darinya
kita terus menimba
darinya darinya
kita harus menimba

----------------------------------------
*Karunya, dari bahasa Ngaju merupakan bentuk syair lagu berpantun yang
biasanya dinyanyikan bersama oleh para balian diiringi musim kamtambung
(seperti tifa).

**Salakatok sengkung baner, bahasa Ngaju. Salakatok, bisa jadi alat musik
yang terbuat dari bambu betung dengan lubang disatu sisi, dan tepi lubang
mulut ini dipalu dengan satu potongan kayu; Sekung baner, adalah akar pohon
yang timbul dipermukaan tanah, biasanya berbentuk tipis, dan jika dipukul
akan membuat bunyi. Biasanya dipergunakan sebagai pemberi tanda.

No comments: