Thursday, November 5, 2015

Solidaritas

:Otong tentang ayah dan negerinya


Ayahku memang perajurit teladan
dia cuma bekerja demi gaji
dia cuma perajurit dibawah perintah
dia mengerti datang kesana untuk mebunuh,
atau sebaliknya terbunuh
dan ayahku terbunuh

Aceh mengapa harus saling membunuh
Aceh mengapa harus diserang
Indonesia mengapa mesti menyerbu
Indonesia mengapa mesti takut negosiasi
Indonesia mengapa selalu ambil jalan militer

Otong terlalu kecil untuk mengerti
bukan berarti Otong tak berhatinurani
Otong terlalu tak berarti di dunia orang dewasa
bukan berarti Otong tak punya simpati kepada bunda
sekarang menjanda menghidupi seluruh anaknya
dengan ijazah kelas enam, bisa jadi apa
taunya cuma ngurus anak dan lakinya

*****
Tapi hari ini Otong berhasil jual kertas bekas
dan melihat kotak solidaritas untuk pengungsi
ada gambar poster besar orang terlunta-lunta
ternyata Otong tidak sendiri
di tempat ayah terditembak mati
mereka perlu bantuan saban hari
tak punya apa-apa lagi

Otong tak mengerti
tapi hatinya teriris-iris sekali

:Papa yang di sorga
tolong sampaikan solidaritas Otong
kami sama-sama menderita sekali



[ben abel, 2003]

No comments: