Thursday, November 5, 2015

Kasih dan monyet

: surat terkatung anak kalimantan


Hutan lautan api
mari bakar tungku tanpa nasi
sejarah perut sesama penghuni
jerit mengambang tak bersunyi sepi
hutan tropika alam margasatwa
jauuuuuhhhhh berhargaaaaaaaaa ....
terhampar setebal proposal-proposal
yang kalau ditilik bikin kesal

anak kalimantan
mata kelilipan
dari cawat tercompang lipatan
semua kebedebahan anti kemodernan
jadi bahan tertawaan
serangsel perjalanan dewan penyelamat orang hutan
bersama meja bank dunia monyet-monyet kemajuan

arang kebakaran
hitam langit kebalikan
mencerobong tambang-tambang penggalian
nganga lubang kubur segala tradisi
katanya mengolah kemiskinan
mengentas keterasingan
apa lacur mercury pun jadi minuman
generasi pun keracunan

itulah tuntutan
kemodernan
ketika ekonomi adalah tangan
dan manusia diketiaknya
terkepit sudah biasa
nafas pun dari telunjuk

monyet yang terhormat
makanlah sekenyang-kenyangnya
nanti hutan kan tumbang semua
sebelum kalian dilokalisasi
jadi objek turisme
untung kalian bukan manusia
jika tidak pasti jadi pelacur semua

aku dan kekasihku
ikut proyek masyarakat terasing
sebelum turun gunung
jadi transmigrasi lokal
agar tak jadi bigal

inilah kami
tanah negara
hutan lautan api
margasatwa milik dunia
anak kalimantan
hidup dalam bayang-bayang

No comments: